Sebagai Pemain Bintang, Neymar Tak Pernah Menyusahkan Pelatih

Sebagai Pemain Bintang, Neymar Tak Pernah Menyusahkan Pelatih

Sebagai Pemain Bintang, Neymar Tak Pernah Menyusahkan PelatihMauricio Pochettino mengaku jika bukanlah hal yang susah untuk latih figur pemain seperti Neymar dan mengatakan kemauannya dapat bawa Paris Saint-Germain ke Final Liga Champions ke-2 kali secara berturut-turut.

Mauricio Pochettino mengungkapkan kebahagiaannya karena Dia dapat latih pemain sekaliber Neymar. Menurut dia, walau dengan status sebagai pemain bintang, Neymar masih rendah hati, dapat dengarkan dan selalu terima perintah secara baik.

Bekas pelatih Tottenham itu menggantikan kendalian pelatih PSG pada awal tahun ini dari Thomas Tuhel. Kecuali berusaha menjaga gelar Ligue 1, Les Parisiens juga sekarang berkesempatan untuk dapat meluncur ke Final Liga Champions ke-2 kali secara berturut-turut.

Tetapi, usaha PSG itu ditegaskan tidak gampang karena harus hadapi Manchester City di set semi-final Liga Champions. Kecuali sama mempunyai jejeran pemain bintang, Man City dikomandoi dengan seorang Pep Guardiola.

Menurut Pochettino, bintang mereka Neymar kemungkinan mainkan peranan kunci saat PSG menghadapi City kelak. Mempunyai rekam jejak besar baik di tingkat club atau Tim nasional Brasil, Pochettino mengakui Neymar masih muda ditata.

“Benar-benar gampang dengan Neymar karena Anda tak perlu lakukan kebanyakan. Semenjak hari awal, ia benar-benar terbuka untuk bekerja. Dia benar-benar rendah hati, dengarkan dan selalu terima semua perintah dengan yang baik sekali,”tutur Pochettino dikutip Goal.

Baca Juga : Mengulas Detail Jersey Timnas Futsal Indonesia

“Beberapa pemain Brasil mempunyai suatu hal yang spesial didalamnya. Mereka senang bermain sepak bola karena itu ibarat tarian. Mereka bermain seperti mereka menari.

“Ronaldinho ialah rekanan satu team saya saat saya tetap jadi pemain PSG dan saat ini Neymar. Mereka perlu berasa baik, untuk rasakan suka tampil dengan terbaik. ”

Artikel Terkait:  West Ham United Tampil Beda, Pemain Ini Lempar Pujian

Tatap muka di antara PSG dan Man City ini diprediksikan akan berjalan panas dan menarik. Hal itu karena ke-2 team dikenali sebagai club kaya raya dan sama bernafsu merangkul prestasi di ajang Eropa.

Semenjak Qatar Sports Investments (QSi) menggantikan PSG pada tahun 2011, mereka sudah memberikan supremasi besar di Situs Judi Slot Online24jam Prancis. PSG nyaris dapat merangkul piala Sang Kuping Lebar, tetapi harus sirna sesudah kalah di Final musim kemarin.

“Sasaran di dalam 10 tahun akhir ialah memenangi Liga Champions dan club bekerja benar-benar keras untuk coba ada di sana dan menang. Itu ialah cara paling akhir, yang selalu paling susah,”bebernya.

“Bila kamu ingat di Tottenham, selalu mengenai cara paling akhir jadi hal paling sulit. Tetapi Paris Saint-Germain berada di sana dan saat ini mengenai menang. Saya senang rasakan ini. Saya suka berasa jika Anda perlu memenangi tiap laga.”

valledeuco